Rabu, 18 April 2012

Pabrik Tepung Ikan ( Bab V)

BAB V
SIMPULAN


Tepung ikan adalah sebuah produk yang digunakan sebagai konsumsi hewan ternak termasuk ikan. Perusahaan tepung ikan yang berlokasi didaerah marunda ini mempunyai kapasitas pabrik yang cukup besar dalam memproduksi tepung ikan. Kapasitas produksi dari pabrik tepung ikan ini adalah 5 ton per hari sehingga selama setahun produksi pabrik ini dapat memproduksi 1560 ton tepung ikan. Selama 1 tahun pabrik tepung ikan ini mendapat keuntungan bersih yang cukup besar hingga mencapai Rp. 2.431.200.000,-.
Kami yakin dapat merealisasikan perencanaan tentang pabrik tepung ikan yang sudah kami buat nantinya. Perencanaan tentang pabrik tepung ikan ini memerlukan modal yang cukup besar pada awalnya. Modal awal yang digunakan adalah uang pinjaman dari bank sebesar Rp. 5.000.000.000,- . Keuntungan yang didapat dari penjualan tepung ikan selama setahun digunakan untuk membayar pinjaman kepada bank yang digunakan sebagai modal awal untuk membangun pabrik tepung ikan. Pembayaran pinjaman kepada bank diperkirakan dapat terselesaikan selama 1 tahun 11 bulan.
Bahan baku dari tepung ikan adalah limbah ikan yang sudah tidak terpakai lagi.Bahan baku dapat diperoleh dipasar ikan maupun dari nelayan. Metode yang digunakan untuk mengolah kembali limbah ikan ini adalah dengan cara memasak kembali limbah ikan yang terlebih dahulu sudah dibersihkan. Limbah ikan yang yang sudah dimasak lalu dikeringkan dan dijemur dibawah sinar matahari. Limbah ikan yang sudah melewati proses proses tersebut akan diolah lagi menggunakan mesin hingga air dan minyak yang terkandung dalam ikan hilang. Ikan yang sudah hilang kandungan air dan minyaknyanya akan digiling hingga hancur.
Sumber Daya Manusia  yang digunakan dalam proses pembuatan tepung ikan mengambil dari warga sekitar daerah marunda. Tingkat keterampilan SDM yang dibutuhkan untuk pabrik tepung ikan adalah SDM dengan kemampuan sedang atau biasanya hanya dibawah rata rata. Mereka dibayar sebagai buruh dengan gaji bulanan sebesar Rp. 1.350.000,-.
Pesaing dalam industri ini cukup banyak salah satunya negara china yang sedang terlibat kesepakatan AFTA dengan indonesia. China mampu menjual tepung ikan dengan harga yang lebih murah. Masalah ini dapat diatasi dengan mencari alternatif bahan baku lain yang kualitasnya sebanding dengan bahan tepung ikan pada umumnya namun lebih murah sehingga harga produk tepung ikan dapat di tekan seminimal mungkin tetapi tidak mengurangi kualitasnya.
           
NB: tulisan ini orginal dari pemikiran Mahasiswa Teknik Industri Gunadarma. Mereka adalah Andreas Gerald, Gressella, Aji Wibowo, Maxs Wicaksono, Raditya Bayu, Prameswari RJ


1 komentar:

  1. Saya sangat tertarik dengan tulisan tentang Pabrik Tepung Ikan di Marunda. Saya jadi ingin melihat seperti apa proses pabrik tsb. kalau boleh saya ingin minta info alamat lengkap pabrik tepung ikan tsb. terimakasih sebelumnya.
    wassalam
    zul.binjai@yahoo.com

    BalasHapus